Sabtu, 26 Maret 2011

Ford All New Ranger

Dua model Ford All-New Ranger Tampil Lebih Klimis dan Manis 

Kesan pertama ketika melihat penampilan atau wajah Ford All-New Ranger saat selubungnya dibuka adalah, pikap tersebut kini klimis atau lebih manis. Kesan kasar sudah berkurang. Hal tersebut diakui oleh Graig Metros selaku Kepala Desain All-New Ranger dalam wawancara khusus dengan wartawan Indonesia. Ia juga menyampaikan hal itu ketika menjelaskan konsep desain saat smalltruck ini diluncurkan.

"Semua itu sesuai dengan permintaan konsumen. Jadi, sebelum memastikan desain yang dipilih, kami melakukan survei. Ternyata mereka memilih penampilan yang lebih manis sekarang ini. Namun, kesan modern, gaya, hi-tech, dan tentu saja efisiensi tetap diutamakan," bebernya. Bahkan, ketika konsumen disodorkan desain F150 bersama All-New Ranger, "Mereka memilih ukuran yang lebih kecil," lanjut Metros.


Lebih ramping

All-New Ranger lebih panjang dari yang sedang dipasarkan sekarang. Untuk versi double cabin (DC), panjangnya 5.359 mm dan lebar 1.850 mm. Adapun Ranger yang yang dipasarkan sekarang memiliki panjang 5.173 mm dan lebar 1.788 mm. Tepatnya, All-New Ranger lebih ramping. Di samping itu, kaca depannya juga lebih landai sehingga lebih aerodinamis. 
Kendati sosok bodi lebih manis, dengan ban dan velg alloy 18 inci, All-New Ranger jadi kokoh. Versi lama menggunakan velg baja 15 inci.  

Untuk pasar ASEAN, Ford menawarkan model dengan bodi Regular, Super, dan Double. Ford pun mengklaim, gaya kabin Ranger kini paling besar di segmennya. Sistem penggerak yang ditawarkan adalah 4 x 2 dan 4 x 4. All-New Ranger juga ditawarkan dalam dua macam ketinggian. 

Perubahan dilakukan Ford secara menyeluruh terhadap desain bodi, interior, dan kabin. Bahkan, mesin total baru dan disediakan dalam beberapa pilihan. 

Teknologi baru yang ditawarkan adalah Bluetooth dengan Voice Control dan kamera untuk melihat suasana di belakang kendaraan yang ditayangkan pada kaca spion.

Truk kecil ini diklaim mampu menarik muatan 3.350 kg untuk versi mesin diesel dan muatan 1.500 kg. Klaim lain, volume bak untuk Single Cap dan Supercap terbesar di kelasnya.
 Interior All-New Ranger, total baru, lebih gaya dan moderen

Pilihan mesin

Untuk mesin, ditawarkan beberapa pilihan, yaitu Duratorq TDCI, diesel 4-silinder, berkapasitas 2,2 liter. Mesin baru ini berkemampuan lebih besar dibandingkan versi 2,5 liter yang digunakan sekarang ini. Mesin baru tersebut juga dilengkapi dengan turbocharger dan menghasilkan tenaga 110 kW (9150 PS) dan torsi 375 Nm. Adapun Mesin diesel 2,5 liter yang digunakan sekarang menghasilkan tenaga 109 PS @ 3.500 rpm dan torsi 27,1 (265 Nm) @ 2.000 rpm.
Untuk konsumen Indonesia, Ford akan memasarkannya pada pertengahan tahun depan (nanti akan dipajang di IIMS, Juli 2011). Menurut Presdir Ford Motor Indonesia Will Angove, Ford akan memilih mesin 2,2 liter.

Mesin lainnya adalah diesel 3,2 liter, 5-silinder, yang mengasilkan tenaga 147 kW (200 PS) dan torsi 470 Nm. Mesin lainnya adalah bensin 2,5 liter, 4-silinder, yang juga bisa menggunakan LPG. Bila menggunakan bensin, tenaga yang dihasilkannya  122 kW (166 PS).

Kapasitas tangki bahan bakar 80 liter. Kemampuan lain berdasarkan klaim Ford adalah konsumsi bahan bakar Ranger 4 x 2 berbahan bakar bensin menggunakan 9,8 liter bahan bakarnya tiap 100 km atau 10,2 km/liter. 

Ranger mesin diesel 2,2 liter mengonsumsi bahan bakar 7,6 liter per 100 km atau 13 km/liter (juga untuk versi 4  x 2). Adapun Ranger bermesin diesel 3,2 liter, sistem gerak 4x4, diklaim berkonsumsi bahan bakar 9,6 liter per 100 km atau 10,4 km/liter. 

 Penampilan All-New Ranger dari samping. Kaca depan lebih landai

Transmisi

Untuk memindahkan tenaga mesin ke roda, Ford memilih transmisi 6-percepatan otomatik DSG. Transmisi terbaru ini memperoleh perbaikan sehingga perpindahan gigi berlangsung lebih halus dan lancar. Versi otomatik juga dilengkapi dengan sequential shift control
Inovasi baru yang dilakukan Ford pada Ranger adalah kemampuan transmisi  otomatik untuk menentukan kendaraan dalam kondisi menanjak melalui fitur Grade Control Logic. 

Dengan cara ini, transmisi akan berpindah ke gigi lebih rendah ketika kendaraan turun sehingga bisa memperoleh efek pengereman mesin. Hal tersebut bisa diperoleh karena sistem dilengkapi dengan pemantau.

Perlengkapan keamanan lainnya adalah ESP, ABS, dan EBA yang dirancang bila pengemudi mengoperasikan rem secara mendadak.

Kendati baru diluncurkan di Bangkok yang merupakan pusat pembuatannya, Ford sudah memperlihatkan fisik kendaraan tersebut ke publik Australia, tahun lalu, tepatnya pada Sydney Motor Show, Oktober lalu. Adapun penampilan di Bangkok kali ini adalah penampilan resmi pertama bagi Ranger di depan publik Asia.

sumber : otomotif.kompas

0 komentar:

Posting Komentar